Cerita Sukses Jual Koran Omset 75 juta


By 7 Keajaiban Rezeki ‏@Hanya2Menit

Cerita sukses pagi ini Jual koran omset 75 juta an, mau?
1. Dia mulai sejak tahun 2004, awalnya hanya sebagai penjual koran keliling
2. Karena tekad ingin hidup lebih baik, dia kumpulin keuntungan itu setiap hari
3. Dia punya mimpi punya tempat mangkal/outlet sendiri biar ga terlalu cape katanya
4. Hanya untuk bisa disupplay koran/majalah penerbit2 besar, dia mesti punya outlet di tempat strategis
5. Akhirnya dia beranikan diri untuk sewa lokasi di Citos jakarta ukuran 2 x 1 dengan biaya sewa 4,5 juta per bulan
6. Selain dia buka di citos, dia juga buka di lapak2 pinggir jalan di 3 tempat yang berbeda, kalau yang ini gratis :)
7. Outlet dia yang di citos ini hanya strategi biar dipercaya penerbit2 besar, sehingga dapat supplay majalah/koran :)
8. Kata dia Outlet yang di citos sehari rata2 omsetnya 1 juta artinya sebulan 30 juta!!
9. Keuntungan dia 25% dari omset atau sekitar 7,5 juta, setelah di potong sewa tempat 4,5 jt dan gaji pegawai 750rb keuntungan dia 2,250rb!!
10.Kata dia Kalau omset yang di lapak pinggir jalan rata2 omsetnya 500rb per hari atau 15 juta an/outlet per bulan
11. Saat ini lapak dia yg di pinggir jalan ada 3 artinya 15 juta an x 3 = 45 juta perbulan!!
12.keuntungan 25% dari omset, rata2 penghasilan dia dari 3 lapak itu 11.250.000, dikurangi gaji pegawai 2.250rb, net profit dia 9jt an!
13. Jadi dari ke 4 outlet itu penghasilan bersih dia sekitar 11.250.000 an!! Mantep juga ya :)
14. Kalau cuma ngejar gaji 11 jt an, mending jual koran aja sana :)
15. Daripada marah mending berubah sana :)

Rumus Strategi Marketing adalah 5W + 1H, mau tau? :)



Rumus Strategi Marketing adalah 5W + 1H by‏@adamhl
1. WHO = Siapa target market bisnis anda, lakukan brainstorming dg team untuk menentukan WHO nya secara detail
2. WHERE = Dimana mereka berada, petakan dimana WHO nya itu berada
3. What = Apa yang anda jual, cari beyond whatnya, baiknya add value bukan function value
4. Why = Mengapa orang harus beli , pastikan bukan karena harga murah, bisa berdarah2 krn perang harga
5. When = Kapan waktu jualnya, cari waktu yg pas untuk menjual produk/jasa anda

6. How = Bagaimana cara jualnya, sesuaikan dengan karakteristik target market

Menguasai Kaidah Pikiran


Kaidah 1: Apa yang Anda harapkan cenderung terjadi
Kaidah 2: Imajinasi lebih ampuh dari pada pengetahuan
Kaidah 3: Setiap gagasan atau emosi menghasilkan reaksi jasmani
Kaidah 4: Suatu keyakinan yang diprogram ke dalam pikiran bawah sadar akan tinggal di sana sampai tergantikan oleh ide lain.
  • kesan yang dibuat dalam pikiran bawah sadar membekas untuk jangka yang lebih lama.
  • kebiasaan-kebiasaan : mental & fisik.
  • untuk melakukan kebiasaan fisik, kita terlebih dulu untuk membentuk kebiasaan mentalnya.
Kaidah 5: Semakin sedikit usaha pikiran sadar, semakin kuat respons pikiran bawah sadar
Kaidah 6: Tiap Program baru menjadikan program-program berikutnya lebih mudah diterima
Kaidah 7: tubuh Anda akan menghasilkan apa yang diyakini pikiran Anda
Kaidah 8: Pikiran Anda mencari validasi untuk keyakinan-keyakinan sebelumnya

Memprogram Ulang Pikiran

Pengalaman-> Gagasan-> Keyakinan-> Kebiasaan-> Kehidupan.
  1. Sebuah pengalaman menciptakan sebuah gagasan;
  2. Bila diperkuat atau diulangi, gagasan tersebut akan menjadi keyakinan/program.
  3. Keyakinan-Keyakinan (Program2) kita akan menciptakan kebiasaan-kebiasaan
  4. Kebiasaan kita akan menjadi kehidupan kita
Tiap gagasan yang Anda pikirkan menciptakan sebuah respons psikosomatik atau fisiologis. Tidak mungkin untuk memikirkan sebuah gagasan sedangkan tubuh Anda tidak meresponsnya pada tingkat jasmaniah tertentu. Bila Anda memikirkan sesuatu dan bertindak berdasarkan hal itu seakan-akan hal itu benar, apa yang Anda yakini benar menjadi benar bagi Anda.
Tidak mungkin memikirkan sesuatu tanpa membuatnya mempengaruhi dunia jasmaniah Anda dengan cara tertentu.
Pikiran sadar (faktor kritis) -> pikiran yang memutuskan apakah sebuah tindakan benar atau tidak benar, apa yang baik dan yang jahat serta menentukan bagaimana informasi harus ditafsirkan, lalu mengizinkan informasi itu masuk ke pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar -> itu tidak kritis dan tidak mampu membuat penilaian. contohnya seperti sebuah komputer.
Anda harus mengubah apa yang anda pikirkan untuk mengubah hidup anda.
yang menentukan kualitas hidup anda adalah gambaran-gambaran anda tentang kehidupan, bukan apa yang secara nyata terjadi pada diri anda.
Gagasan apapun yang dipegang teguh dalam pikiran bawah sadar akan menyatakan diri dalam bentuk yang sangat nyata dan bersifat jasmaniah.
Waktu yang tepat untuk menanamkan sugesti ke pikiran bawah sadar adalah saat anda menjelang tidur dan menjelang anda bangun tidur.
Trans atau pemrograman ulang bawah sadar adalah penerimaan tidak kritis terhadap ide-ide atau konsep-konsep pada tingkat bawah sadar.

sumber

Passion


Berikut ini ringkasan sebuah tulisan menarik yang membahas tentang Passion. Mari disimak:

Dalam pengembangan diri dan karir, passion menurut saya memegang peranan sangat penting untuk terus menjaga kita antusias dan senang dalam setiap pekerjaan yang kita sukai. Passion, bukan hanya sebuah pekerjaan di mana kita bagus dalam mengerjakan itu, namun saat kita mengerjakannya maka kita mengerahkan seluruh ‘cinta’ yang ada dalam diri kita untuk mengerjakan itu.

Setiap orang memiliki passion mereka sendiri. Tidak perlu kita menjadi atau terus-menerus berada di bawah bayang-bayang orang lain. Kita memiliki permata diri yang siap diasah. Kita memiliki panggung di mana itu merupakan panggung yang memang disediakan untuk kita tampil. Kita memiliki karpet merah kita sendiri, di mana di karpet merah itu adalah simbol kita berjalan di sebuah jalur yang terhormat dan terpandang. Namun, tanpa mengetahui apa passion kita, hal tersebut justru sulit dicapai. Kita tidak tahu di mana panggung ekspresi kita, kita tidak tahu hal apa yang harus kita kembangkan, kita tidak tahu apa yang menjadi karpet merah kita. Tulisan kali ini mencoba membantu Anda menemukan di mana passion Anda yang akhirnya mampu meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan hidup Anda bahkan hingga 1000%.


Mereka yang hidup tanpa pemahaman passion, seringkali merasa hidup menjadi gersang dan membosankan. Pekerjaan yang dilakukan sepertinya monoton dan tidak mengasyikkan. Berbeda dengan orang yang bekerja berdasarkan passion nya. Tugas yang berat sekalipun akan tetap mampu membuat diri kita senang karena memang kita mencintai pekerjaan itu.

Cara lain yang mudah dilakukan untuk menemukan passion Anda adalah dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut:
  1. Kegiatan apa yang jika Anda kerjakan, maka membuat Anda merasa bahwa waktu Anda menjadi sangat cepat berlalu? (Jawaban saya: menulis, blogging, dan membaca buku). Apa jawaban Anda?
  2. Buku/artikel/blog/situs tentang apa yang sebagian besar Anda baca atau miliki? (Jawaban saya: pengembangan diri, interpersonal skill, psikologi terapan, keterampilan menulis dan blogging). Apa jawaban Anda?
  3. Hal apa yang membuat diri Anda bermakna atau menjadi hidup? (Jawaban saya: saat karya saya bisa dinikmati oleh banyak orang, walaupun usia saya masih muda). Apa jawaban Anda?
Jawaban ketiga pertanyaan tersebut yang kemudian membawa saya menjadi seorang Arry Rahmawan yang sekarang. Passion umumnya memiliki sebuah keluaran yang spesifik dan sedikit menuju gambaran profesi atau karir, seperti misalkan menulis (jadi penulis), membaca (jadi reviewer atau editor), fotografi (menjadi fotografer kreatif), dan lain sebagainya.


Sebagai penutup tulisan ini, Anda tidak perlu takut, iri, apalagi dengki jika melihat kesuksesan orang lain. Kenapa? Karena Tuhan sudah menciptakan panggung keberhasilan untuk setiap dari masing-masing diri kita. Setiap dari kita memiliki kemilau diri kita sendiri. Kita memiliki passion yang unik, dan jadilah diri Anda sendiri dengan mengasah passion untuk menjadi pribadi yang berkilau dan tak ternilai harganya.

sumber

Berguru ke Suhu Bisnis Pendekar Tanpa Bayangan

Dua hari berturut-turut kemarin, merupakan pengalaman yang luar biasa bagi kami. Saya dan teman-teman pengurus TDA Tangerang berkesempatan melakukan kunjungan ke dua orang calon narasumber untuk sharing atau diskusi FGD Fashion yang akan diadakan oleh TDA Tangerang yang bertemakanAll About Fashion. FGD (Focus Group Discussion) ini adalah diskusi terbatas yang merupakan divisi dan program kerja TDA Tangerang.
Bagaimana tidak saya katakan luarbiasa! Kedua orang ini ternyata adalah Pendekar hebat dalam bidangnya masing-masing (di TDA Tangerang kami biasa menggunakan istilah dunia persilatan). Yang pertama kami berkunjung ke pak Hikmanul Hakim, beliau bergerak di bidang distribusi atau retail (www.rumahmadani.com).  Sedangkan yang kedua adalah pak Firman Al Qohhar, bergerak di bidang produksi dan penjualan jilbab Faira (www.fairadisain.com).
Bergerak tanpa bersuara, pendekar  tanpa bayangan!  Ya, tak banyak yang kita ketahui tentang dua orang yang low profile ini. Mereka berdua hampir tak pernah menulis di milis TDA, tapi ketika kami bertemu langsung dengan mereka ternyata adalah orang yang sangat terbuka dan tanpa segan memberikan ilmu-ilmu dahsyat kepada kami—bahkan sampai ke dapur bisnis mereka.

Pada kunjungan pertama ke markas Rumah Madani, kami disuguhi sharing menarik oleh pak Hakim. Beliau bercerita banyak tentang dunia per-online-an dan ekspansi beliau ke dunia offline. Yang menarik, beliau malahan tidak terlibat banyak dan langsung dengan bisnis dia ini. Karena ibarat mesin, semua unit sudah bisa jalan sendiri dan setiap sore beliau hanya terima laporan dari anak buahnya. Kerjaan beliau, ya di rumah saja dan melihat-lihat taman. Dan, dahsyatnya omzetnya wah!
Pak Hakim jago dalam soal pengelolaan sistem. Semua bagian sudah ada aturan main (SOP) yang jalan dan diterapkan dengan baik. Ketika diajak berkunjung ke “dapurnya” Rumah Madani, kami melihat kesibukan yang luar biasa dari para pegawainya. Dengan belasan pegawai, semua menjalankan tugas masing-masing, mulai dari purchasing atau pembelian, bagian gudang sampai ke sales dan marketing serta CS terintegrasi dalam satu kegiatan yang terkelola dengan baik.
Saat mengunjungi gudang Rumah Madani, masyaAllah kami semua begitu terpesona. Puluhan rak rapi berjajar dalam dua ruang gudang, berjejer ratusan bahkan mungkin ribuan produk yang tertata dengan baik, tercatat dengan benar masuk dan keluarnya barang. Kemudian tersambung dengan jejeran komputer yang ditangani oleh belasan pegawai beliau yang menangani mulai dari pesanan, pembukuan dan hubungan dengan pelanggan. Sungguh, ini menjadi bahan visualisasi bagi yang kami yang berkunjung yang skala bisnisnya jauh di bawah pak Hakim.
Yang menarik, walau hanya tamatan SMK hampir semua pegawai pak Hakim sekarang ini sedang mengambil kuliah untuk mendapatkan S1 di kuliah ekstensi.
Kemudian pada hari kedua, kami kembali disuguhi pengalaman yang tak kalah hebatnya. Diterima di kantornya Faira di sebuah ruko 2 lantai, pak Firman mengajak kami menyaksikan proses bisnis dan stok Faira. Sekarang ini Faira kewalahan menangani pesanan pelanggan. Para distributor dan agen yang ingin mendapatkan produk Faira malah harus masuk daftar antrian terlebih dahulu. Sekitar 800 bandana dan 400 jilbab yang diproduksi per hari ternyata tidak cukup memenuhi banyaknya pesanan yang datang. (Saya sempat bercerita dalam posting sebelumnya, tentang mindernya saya ketika mengantarkan pesanan pelanggan ke kurir langganan. Menyaksikan berkoli-koli paket pesanan Faira).
Karena sudah masuk waktu Ashar, pak Firman mengajak kami shalat berjamaah di masjid dekat kantor dan pusat produksi Faira. MasyaAllah, kurang lebih separoh dari 4 atau 5 saf jamaah itu adalah para karyawannya pak Firman Faira. Saat waktu shalat tiba, pak Firman mewajibkan para pegawainya untuk shalat berjamaah di masjid.
MasyaAllah, kami ditunjukkan pada praktik syariah dalam bisnisnya pak Firman. Selesai shalat pak Firman bercerita bahwa setiap pagi para pegawainya melakukan shalat dhuha terlebih dahulu sebelum bekerja, mereka melakukan sedekah dan setiap Selasa dan Sabtu ada pengajian untuk seluruh karyawan di masjid dengan mengundang ustad untuk ceramah.
Dengan sekitar 100 orang pegawai, pak Firman melayani mereka dengan sangat baik. Beliau mengajari para pegawainya tentang akhlak dan agama, tidak semata kerja mencari uang saja. “Saya pengen para pegawai saya juga baik hidupnya. Dan tanggung jawab terhadap pegawai tidak semata di dunia saja, tapi juga sampai akhirat”, kurang lebih demikian kata pak Firman. Mereka diajari tentang kejujuran dan tanggungjawab juga. Tidak ada sistem absensi yang diterapkan. Semua pegawai bekerja dengan penuh tanggungjawab.
Terlihat semua pegawai begitu riang dan betah bekerja. Dengan jam kerja yang manusiawi, dari jam 8 pagi sampai 16.30 dan gaji yang di atas UMR. Coba bayangkan, masak hanya pegawai yang kerjanya hanya buang benang saja, mendapatkan gaji Rp 1.300.000 sebulan! Hampir semua pegawainya punya sepeda motor karena fasilitas kemudahan yang diberikan untuk mendapatkannya.
Dan yang lebih dahsyat lagi, kemudian pak Firman mengajak kami mengunjungi rumah mewah yang baru beliau beli. Rumah 2 lantai seharga 1,3 Miliar yang bergaya bangunan masa kini dan ber-AC itu ternyata beliau sediakan untuk menjadi tempat tinggal para pegawainya. “Kapan lagi mereka akan menikmati kamar ber-AC seperti ini, Pak”, demikian alasan pak Firman. Sementara beliau sekeluarga memilih tinggal di rumah yang biasa saja, yang menyatu dengan kebisingan para pekerja konveksi tempat produksi. Luarbiasa pelayanan beliau terhadap pegawainya.


Pak Firman juga menawarkan rumah mewah ber-AC ini kepada teman-teman TDA untuk dipergunakan jika ingin kumpul-kumpul atau mengadakan acara.”Silahkan dipergunakan oleh teman-teman TDA, pak”, kata beliau.
Petang itu menjadi kenangan terindah bagi saya dan teman-teman yang datang ke tempat pak Firman. Ratusan pegawai dan konveksi yang tersebar di beberapa tempat, dan pelayanan terhadap pagawai menjadi bahan afirmasi dan visualisasi bagi kami, agar suatu saat bisa mencontoh beliau.
Demikianlah hasil kunjungan kami kepada kedua calon narasumber sharing FGD Fashion TDA Tangerang. Dengan omset lebih dari 6 miliar per tahun, sudah tepatlah kedua orang ini menjadi guru para pebisnis TDA. Dan yang lebih penting, keahlian mereka dalam bisnis yang tidak akan kita dapatkan di kelas-kelas bisnis, cara-cara otak kanan dan anti marketing mereka akan menjadi inspirasi besar bagi kita nanti. Merekalah guru sejati, seperti pendekar tanpa banyangan gerak mereka tak terlihat tapi keperkasaan mereka sungguhlah hebat.


Fakta Menarik tentang Internet untuk Teman2 Pengusaha UKM by@idKeyword


Berikut adalah isi kultwitnya, semoga bermanfaat:

1) Saat ini Jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 60 Juta Orang
2) Di Indonesia 40% Mengakses Internet Lebih dari 3 Jam Setiap Harinya.
3) 95% Mengakses Internet dari Notebook, netbook, tablet dan mobile
4) Sebanyak 56,4% pengguna internet adalah Bargain Hunter : Rela berjam –jam mencari info dan penawaran terbaik di internet....
5) Hanya 6% Internet user di Indonesia yang terbiasa melakukan transaksi E- commerce.
6) Mayoritas internet user Indonesia berada di rentang Usia 15-35 tahun.
7) Rata rata budget pembelian online adalah Rp. 150.000.
8) Komunitas terbesar internet user adalah middle class.
9) #FaktaPenggunaInternet yang barusan kami share, adalah menurut MarkPlus Insight, November 2012.

Kisah Dari Radjanya Batik Noesantara (Nana Agus Sutarna)


Berikut ini adalah cerita success story tentang bisnis online yaitu toko online batik yang berasal dari milist pengusaha pks. silahkan disimak:

Nah ada cerita menarik yang tidak bisa saya lupakan, saat itu ada seorang ikhwah yang menanyakan perihal tentang pembuatan website, beliau mengatakan bahwa beliau ingin membuat website toko online untuk istrinya agar bisa berjualan lewat online. Beliau menanyakan apakah saya bisa membuat toko online untuk batik. Saya menjawab insyalloh bisa pak. Dari situ saya langsung melakukan riset pasar online untuk menentukan pangsa pasar batik untuk toko online tersebut . Hasilnya cukup mengejutkan, ternyata permintaan batik masih jauh lebih sedikit jika dibanding dengan jumlah penjualnya. Hasil ini akhirnya saya beritahukan ke beliau sambil memberikan saran lebih baik berjualan tas wanita saja karena permintaannya banyak sedangkan yang jual masih sedikit(sedikit dan banyak yang  saya maksud disini adalah dari konversi nilai antara penjual dan pembeli, jadi masih relatif). selama menunggu respon dari ikhwah tersebut, saya pun mulai “iseng” mengerjakan toko online batik walaupun belum ada kepastian jadi atau tidaknya. toko onlinepun akhirnya jadi, namun ternyata masih belum ada balasan tentang kepastian mau digunakan atau tidaknya. beberapa hari menunggu, akhirnya ada respon dari beliau bahwa ingin bertemu. akhirnya kami bertemu,untuk urusan yang lain tapinya. saya menyetujui pembuatan website yang lain-bukan toko online. Namun rencana hanya tinggal rencana, ketika baru saja saya hendak mengerjakan websitenya saya muntah darah setelah mengalami kejadian aneh sebelumnya. Yang alhamdulillah mulai berangsung membaik setelah di Ruqyah. efeknya website itupun akhirnya gagal saya buat, mengingat kesehatan yang tidak memeungkinkan (melalui tulisan inipun saya ingin meminta maaf kepada yang bersangkutan, maaf no Hp nya hilang mungkin kehapus oleh keponakan saya saat dia mainin HP saya, maklumlah masih anak kecil hehe…), dari situlah titik baliknya, ketika kesehatan saya mulai membaik saya mulai memutar otak bagaimana caranya saya ingin memulai usaha kembali. Setelah saya pikir2, saya kan sudah buat website Toko Online batik, kenapa ga saya berdayakan aja toh sayang ga dipake.
Tapi darimana produknya? modal dll. Saya pun melakukan cara-cara berikut untuk memulai usaha batik online
  • Saya melakukan riset pasar kembali dan alhamdulillah hasilnya ga jauh beda dengan riset awal. Namun saya berpikir jika pembelinya memang sedikit masa iya yang jualan bisa sebanyak ini. Akhirnya saya mulai targetkan pada pasar yang sedikit “yang penting ini untuk awalan” begitu pikir saya
  • saya upload toko online saya, saya cari nama yang nyentrik dengan pangsa pasar anak muda akhirnya saya pilih nama batikOE (terinspirasi dari penjual tas online TasKOE)
  • Setelah diupload saya cari supplier yang mungkin bisa menyediakan produk batik untuk toko online saya. setelah mencari selama berhari2 saya akhirnya dapat sebuah situs batik yang mau menerima pesanan saya, namun dengan system dropshipping. Untuk menjaga kualitas produk saya tanyakan tentang produk batik tersebut sedetail mungkin
  • Saya copy paste gambar dan keterangan dari web batik supplier saya ke web batikoe. dan saya pun mulai melakukan pemasaran dengan berbagai teknik yang saya ketahui
  • HASILNYA? Hanya dalam waktu satu minggu saya dapat pesanan dari berbagai tempat. Bandung, Makasar, Surabaya, Banten Dan lain-lain. Dan kejutannya, diminggu kedua saya dapat pesanan dari Luar negeri, Alhamdulillah sudah mengirimkan produk ke-5 negara, walaupun quantitynya sangat kecil
  • Dari situ saya mulai membranding toko online saya ditambah dengan tagline dan tambahan nama akhirnya saya dapat nama “BatikOE NOEsantara” dengan tagline “Radjanya Batik Noesantara”
  • Saya melakukan riset lagi untuk menembus pangsa pasar yang lain
  • Alhamdulillah berhasil tembus lagi, dari situlah mulai datang telp yang menanyakan tentang apakah BatikOE Noesantara membuka keagenan dan dengan  sangat menyesal saya mengatakan bahwa kami belum membuka keagenan. karena produk masih “nebeng” diorang lain.
  • Ada seorang teman yang menawarkan produk seharga 5 juta Rupiah, kebetulan beliau juga berjualan batik hanya saja melalui offline. Dia mau menitipkan produk seharga 5 juta tersebut ditoko onliene saya, akhirnya saya sepakati dan mulai saat itu saya memiliki stock sendiri
  • Saat ini BatikOE NOEsantara sedang dalam perbaikan Manajemen. Saya membuat lowongan kerja agar memiliki tambahan tenaga baru karena saat ini saya masih bekerja sendiri dan cukup kerepotan menangani pesanan.(Maklumlah masih single hehe…)
Prestasi BatikOE NOEsantara
Terpilih sebagai THE SELLER di eMarketplace Bursamuslim.com selama satu tahun (setahu saya hanya 10 orang yang dapat kesempatan berharga tersebut dari ribuan member bursamuslim.com)
Jika bukan anugrah dari Alloh SWT maka kami tak mungkin dipilih,mengingat masih minimnya pengalaman dan masih kecilnya usaha kami
Demikian mungkin ceritaku dari milist ini, semoga dapat menambah semangat kita dalam berusaha. Satu hal yang saya mungkin bisa sarankan kepada ikhwah semua, berbisnislah karena Alloh, jangan karena uang. Uang hanyalah efek dari yang kita lakukan, jika Alloh Ridha, Alloh akan memberikannya dari arah yang tak disangka-sangka dan yang punya Hafalan jangan lupa Mura’jaahnya yah hehe…..
Saya juga mengucapkan kepada semua pihak yang membantu saya baik doa dan usahanya, terimakasih semoga Alloh membalas dengan hal yang setimpal dan keberkahan, Amin…
Oy, BatikOE NOEsantara saat ini sedang membuka kerjasama untuk memenuhi stock batik kami. Bisa berbentuk uang atau produk batik. yang berminat silahkan JAPRI
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabrakatuh
Mungkin demikian ceritaku dari milist ini. Lalu, Mana ceritamu?

Nana A.Sutarna
batikoe

Radjanya Batik Noesantara

sumber