Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online. Tampilkan semua postingan

Model Ecommerce Yang Berkembang Di Indonesia

Model Ecommerce Yang Berkembang Di Indonesia
Sejalan dengan perkembangan industri ecommerce di Indonesia, sejauh ini terdapat beberapa model ecommerce yang dijalankan di dalam negeri. Yang pertama mungkin tak boleh dilupakan soal media shop, dimana transaksi ecommerce terjadi dengan memanfaatkan social media yang popular digunakan oleh masyarakat. Bahkan ada perusahaan ecommerce yang memanfaatkan langsung media social tersebut sebagai bisnis untuk membangun bisnisnya.

Model Ecommerce Di Indonesia

Berikutnya yang dikenal adalah model classifieds atau daftar iklan baris. Di model ini penyedia jasa ecommerce tidak terlibat langsung dalam proses jual beli yang terjadi karena perusahaan hanya menjadi penyedia perantara yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam suatu tempat. Perusahaan yang cukup popular menjalankan bisnis ecommerce model classified adalah OLX yang awalnya bernama tokobagus, dan belakangan telah mengakuisisi berniaga. Com. Di model classified ini, perusahaan ecommerce juga menjadi perantara dana pembayaran layaknya escrow account, demi menjaga keamanan transaksi dan menumbuhkan kepercayaan di kalangan pengguna jasa. Bukalapak.com misalnya, seperti disampaikan CEO nya Achmad Zaky, dana hasil transaksi akan mengalir ke bukalapak terlebih dahulu. Kalau barangnya sudah dikirim ke pembeli, baru dananya akan ditransfer ke penjual oleh pihak bukalapak. Sementara itu, keuntungan yang diperoleh oleh bukalapak berasal dari fitur promosi penjualan premium.

Model ecommerce lainnya yang juga bermunculan adalah model marketpace. Selain menawarkan tempat sebagai media promosi barang dagangannya, perusahaan ecommerce ini memberikan layanan metode pembayaran dari transaksi online yang dilakukan, dimana pada umumnya perusahaan ecommerce dengan model marketpace ini memberikan layanan escrow account atau rekening pihak ketiga. Pemain besar yang menggunakan model ecommerce ini adalah tokopedia dan lamido serta elevania. FJP kaskus juga bisa digolongkan dalam golongan market place ini.

Ada pula model ecommerce yang unik dan kini mulai dikembangkan di Indonesia. Yakni yang dijalankan mataharimall.com milik kelompok usaha lippo. Unik karena mataharimall ini adalah versi online dari Matahari Departemen Store milik grup lippo.

Model bisnis ecommerce lainnya yaitu ecommerce shopping mall, dimana model bisnisnya mirip dengan market place namun penjual yang ada hanya brands besar saja. Contoh model ini adalah Blibi.com.

Berikutnya adalah model bisnis toko online B2C (business to customer). Bisnis ini lebih focus pada penjualan barang atau produk milik perusahaan. Contohnya adalah Lazada, Bhineka, dan Berry Benka. Namun Lazada masih memiliki layanan marketplace C2C.

Selain itu, ada juga bisnis ecommece model daily deals. Model ini menawarkan diskon paket produk. Di Indonesia, pemainnya adalah Groupon, HargaHot, dan eVoucher.  
(dirangkum dari majalah Indonesian industry – September 2015 vol iv)

Advertisement!
Bagi ayah bunda yang sedang mencari perlengkapan/ kebutuhan bayi seperti: gendongan bayi neo cuddleme carrier, buku bantal, sepatu bayi untuk prewalker/ walker shoes, bedong bayi instan HSP, popok kain, bobita baby wrap, cuddleme easy wrap, nursing cape, sabuk bonceng motor untuk anak, jas hujan khusus anak serta kebutuhan bayi lainnya, bisa mengunjungi webstore IniBabyShop.com - Toko perlengkapan bayi online!

Perkembangan Industri Ecommerce Di Indonesia

Perkembangan Industri Ecommerce Di Indonesia


Perkembangan Industri Ecommerce Di Indonesia


Seperti halnya di Amerika Serikat dan Eropa yang sempat mengalami periode jatuh bangun sebuah industry dot com, Indonesiapun pernah mengalami masa dimana bisnis dot com dinilai belum bisa diterapkan akibat masih rendahnya angka penetrasi internet. Periode akhir tahun 1990-an membuktikan bahwa Indonesia juga pernah mengalami rontoknya industry dot com. Bisa jadi saat itu masih minim pemahaman bahwa lewat sambungan internet secara online, sebuah komunikasi atau bahkan transaksi bisa dilakukan secar efektif dan efisien. Nah, dalam periode lima tahun terakhir ini, seiring makin gencarnya pengguna internet di kalangan masyarakat, bisnis ecommerce di Indonesia kembali menemukan momentumnya untuk bertumbuh pesat. 

Simak saja hasil riset yang dilakukan oleh Brand and Marketing Institut Research (BMI) saat melakukan survey di 10 kota dengan 1.213 responden antara usia 18 tahun sampai 45 tahun. Dari hasil survey tersebut, diketahui rata-rata nilai belanja online yang dilakukan orang Indonesia dalam setahun mencapai Rp825ribu per orang. Sementara transaksi online yang terjadi tahun lalu diperkirakan mencapai angka Rp 21 trilyun. Diprediksi angka tersebut akan meningkat dua kali lipat di tahun 2015 hingga mencapai 50 trilyun.  

“Sekarang adalah saat yang tepat untuk membangun bisnis ecommerce di Indonesia. Ecommerce akan memasuki era hyper-growth di lima tahun ke depan. Tahun ini, penetrasi internet melebihi 30%,” ujar chief executive officer (CEO) mataharimall, Hadi Wenas. Proporsi belanja online dibandingkan belanja ritel nasional memang baru berkisar di 0,1% hingga 0,7%, namun Hadi optimis angka ini akan meningkat 10 sampai 16 kali lipat pada lima tahun ke depan.

Tak hanya segelintir orang saja yang melihat potensi pertumbuhan e-commerce di dalam negeri. Ini tentu bisa dilihat dari makin banyaknya jasa atau layanan penjualan secara online yang ditawarkan kepada masyarakat. Mekanisme dan model ecommerce yang diaplikasikan di domestic pun sudah mengarah pada model yang lebih praktis dan mengedepankan keamanan buat konsumen saat bertransaksi.
(dirangkum dari majalah Indonesian industry – September 2015 vol iv)

Berlomba Reguk Sukses di Jalur E-commerce

Berlomba Reguk Sukses di jalur E-commerce

ecommerce indonesiaBisnis e-commerce tengah mendapatkan momentum untuk berkembang jauh lebih pesat saat ini. Sejumlah factor semisal makin besarnya angka melek internet di masyarakat, dan makin terjangkaunya telepon pintar ikut mendukung kemajuan bisnis e-commerce di tanah air.

“World is on your palm now”. Tak salah jika kini muncul adagium yang menyatakan demikian, bahwa dunia kini sudah ada di telapak tangan anda. Semua kebutuhan dan keinginan bisa diatur hanya dengan sentuhan jari pada gadget yang ada di telapak tangan, atau pada keyboard computer. Entah itu pengiriman dana atau transfer hingga transaksi pembelian serta penjualan barang. 

Berterima kasih tentunya pada kemajuan teknologi berupa sambungan internet yang kini bisa dihadirkan tak hanya di layar computer, namun juga pada telepon pintar yang mudah dibawa-bawa. Dan fenomena ini tentu tak lagi baru di dalam negeri, kendati banyak yang menilai cukup terlambat jika dibandingkan dengan Negara lain. Angka pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia sendiri menjadi daya dukung perilaku pragmatis ini. Jika merunut hasil riset nasional yang dilakukan oleh Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2014 lalu, diketahui bahwa angka pengguna internet di Indonesia telah mencapai 88,1 juta orang. Naik 34,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 71,9juta pengguna. Sebuah angka kenaikan yang sangat besar.

Tingginya angka pengguna internet di dalam negeri menjadi peluang buat para pelaku usaha, untuk mulai mempromosikan, menjajakan barang dan layanan jasanya lewat jaringan internet. Setidaknya langkah ini meniru kesuksesan sejumlah usaha penjualan online di sejumlah Negara maju. Tengok saja amazon atau ebay yang terlanjur menjadi tolok ukur besarnya sebuah badan usaha yang sukses menjalankan bisnis transaksi secara online atau yang kita kenal dengan istilah ecommerce.
(dirangkum dari majalah Indonesian industry – September 2015 vol iv)

Membuka Ceruk Pasar Lewat E-Commerce

Sebuah transaksi kini tak lagi mengandalkan moment emu muka. Adalah teknologi sambungan internet lewat sejumlah aplikasinya yang memungkinkan langkah ini bisa terjadi. Dan bukan hal baru lagi kini sebuah transaksi entah sebuah pembelian, penjualan, atau pengiriman dana sudah bisa dilakukan tanpa harus bergerak meninggalkan rumah. 


Dan menariknya pertumbuhan angka pengguna internet di dalam negeri mengalami pertumbuhan yang sangat tajam dalam beberapa kurun waktu terakhir. Bahkan dari tahun 2013 ke tahun 2014 terjadi peningkatan sebesar 34,9%, dari sebanyak 71,9 juta pengguna menjadi 88,1 juta pengguna pada tahun lalu.

Momentum yang sangat ciamik buat para pelaku usaha untuk gencar melakukan penawaran usahanya lewat jaringan internet, atau terjun ke bisnis jasa e-commerce. Dan belakangan memang tumbuh subur layanan-layanan jasa ecommerce yang muncul di ranah bisnis tanah air. Sebut saja BukalapakCom, OLXCom, atau yang baru-baru hadir seperti Elevania dan MatahariMallCom. Kalau untuk jualan retail online bidang fashion, contohnya butik baju anak muslim online.

Semua pelaku usaha jasa ecommerce ini berkeyakinan bahwa mereka akan menikmati pertumbuhan bisnis sebagai imbas dari semakin meleknya masyarakat terhadap layanan internet. Efisiensi dan efektifitas yang ditawarkan lewat jalur ecommerce memang digadang-gadang menjadi satu kelebihan utama dibanding transaksi yang dilakukan secara offline.

Melihat semakin maraknya bisnis ecommerce ini, maka akan semakin penasaran siapa yang akan Berjaya dan meraup untung yang besar di bisnis ecommerce ini. (disadur dari Editorial Note majalah Indonesian Industry).

Bos Kaskus Yakin Bisnis Online Makin Banyak Dilirik


Sejumlah kalangan meyakiniplatform marketplacepotensial mendorong pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Tak heran berbagai perusahaan terjun ke bisnis yang memfasilitasi jual beli business to consumer (B2C) dan consumer to consumer (C2C) itu.

“Sosial media jadi tren di 2010, kemudian online departement store. Belakangan sebagian mulai agresif di marketplace yang terbukti memberi kemudahan berjualan,” ujar CEO PT Darta Media Indonesia (Kaskus) Ken Dean Lawadinata, seperti dikutip, Selasa (18/6/2013).

Menurutnya saat ini tak sedikit perusahaan yang ingin memasarkan produk melalui media online namun tidak memiliki sumber daya teknologi informasi (TI) yang memadai. Marketplace-pun menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan.

Dia meyakini aktivitas perdagangan melalui media online akan semakin meningkat seiring gencarnya edukasi yang dilakukan berbagai pihak. Ken mengatakan penetrasi pengguna Internet di Indonesia yang diperkirakan mencapai 30% per tahun justru belum mampu mengangkate-commerce karena edukasi belum maksimal.

“Rata-rata sekarang pengguna memakai untuk apa? Sebagian belum optimal hanya untuk media sosial dan lainnya. Transaksi e-commercemasih sedikit,” ujarnya

sumber: suarapengusaha.com

Strategi Bisnis Online by Ednovate ‏@irwansah07


1/8 Berikan tampilan web yg user friendly sehingga pelanggan Anda tdk kesulitan dlm mengakses web Anda #StrategiBisnisOnline
2/8 Berikan info produk yg jelas, mulai spesifikasi produk, gambar, harga dan cara pemesanan #StrategiBisnisOnline
3/8 Berikan konten yg bermanfaat pada web Anda, sehingga dpt menjaring orang utk berkunjung ke web Anda #StrategiBisnisOnline
4/8 Gunakan social media sebagai channel marketing bisnis online Anda #StrategiBisnisOnline
5/8 Bangun kredibiltas brand Anda di jejaring social media dgn memberikan konten2 yg bermanfaat #StrategiBisnisOnline
6/8 Kombinasikan pengunaan SEO dan Adwords utk memaksimalkan promosi produk Anda #StrategiBisnisOnline
7/8 Tingkatkan testimoni dari pelanggan2 anda dgn pelayanan yg baik & respon yg cepat #StrategiBisnisOnline
8/8 Berikan insentif kepada pelanggan setia Anda agar mereka semakin loyal dengan produk Anda #StrategiBisnisOnline
Sekian sharing mengenai #StrategiBisnisOnline semoga bermanfaat ya

Senjata Bisnis Online



Membicarain bisnis online makin lama-makin seru ya..
Selalu ada hal baru yang bisa dibahas dan dioptimalkan. Secara mendasar ada 7 senjata yang bisa kita optimalkan untuk bisnis kita. Mulai dari yang gratisan sampai sedikit bermodal. Kok Sedikit sih? ya, dibanding dengan buka toko / ruko, bisnis di online jauh membutuhkan modal uang.



Modalnya semangat, kerja keras, membangun tim, fokus, komitmen.


Yuks sedikit kita bahas 7 senjata yang perlu dioptimalkan
1. Search engine : Hampir 95% pengguna internet adalah pengguna internet. Google, yahoo, bing adalah pintu masuk di bisnis kita. Kesempatan besar sekali jika kita bisa mengoptimalkan search engine. Mau Pakai SEO silahkan, mau pakai adwords juga okay. Yang penting adalah pelajari seksama, dan optimalkan.

2. Twitter : Kini twitter sebagai senjata untuk meraup mobile user yang makin hari makin rame. Tentu teknik optimasi social media butuh waktu, kesabaran, dan strategy yang tepat.
3. Facebook : walau terkesan kuno, facebook tetap powerful untuk pemasaran dan membangun komunitas di internet. Facebook sebagai sarana untuk mendapatkan feedback dari pelanggan, testimoni, dan saluran transaksi
4. Youtube : Semakin baiknya akses internet di indonesia, tentu video konten menjadi salah satu alternatif media baru. Prinsipnya tetap sama dengan social media, bagaimana bisnis kita bisa membantu calon pelanggan kita.
5. Domain : Jika dirasa sudah mulai membesar, pertimbangkan segera memiliki domain berbayar sendiri. Tentu pemilihan domain sendiri tidak mudah, karena nama domain keyword tentu sudah pada laku. Coba strategi dengan brand domain atau corporate domain. Oh ya… sekalian saja investasi di marketing domain dengan membeli long-tail-keyword untuk mendapatkan traffic
6. Komunitas : membangun komunitas online sangat penting lho. Ada beberapa format yang dapat digunakan seperti forum base, atau sederhana dengan milis ataupun facebook base. Alternatif lain dengan membuat subscriber management
7. Blackberry dan Android : Kedekatan dengan calon pelanggan sangatlah penting. Sarana mobile sekarang perlu dilengkapi juga. Pelanggan selalu berharap dapat add PIN BB anda, atau komunikasi melalui LINE dan whatsapp


Tujuh hal diatas termasuk banyak atau sedikit ya? Tentu tergantung. Apakah 7 hal tersebut cukup untuk bisnis online? Tentu tergantung juga. Apa kunci kesuksesannya adalah fokus.


Ada seorang sahabat yang punya account di berbagai tools social media, forum, portal toko online, tapi ternyata hasilnya nol besar karena tidak pernah fokus. Semuanya isinya tidak jelas. Jualan barang A, jualan barang B, sedia jasa A, B, C, D…..
Terlalu banyak mau, malah tidak dapat apa – apa…
Jadilah purple cow. Sapi ungu yang cantik dan membuat yang memandang tidak pernah melupakannya

Kultwit tentang #bisnisonline by @annasahmad

Kultwit tentang #bisnisonline by @annasahmad

- Banyak visitor tapi tidak ada transaksi? #bisnisonline
- Hah! punya website tapi tidak tahu berapa visitornya. Piye tooo? #bisnisonline
- Punya website, sudah ada sms dan call. Tapi gagal closing. Bagaimana tekniknya? #bisnisonline
- Ada juga gelar dagangan via milis. Gabung ratusan milis dan rajin ngiklan. Didepak? Udah biasa hehehe... #bisnisonline
- Bisnis online apa perlu fokus? Fokus sampai menghasilkan. Atau fokus pada penghasilannya #bisnisonline
- Iklan di media online sekarang lebih effektif lho! Benarkah? #bisnisonline
- Mulai dari ide. Mulai dijalankan. Mulai menghasilkan. #bisnisonline
- Pengasilan internet bisa mulai dari adsense dan clickbank #bisnisonline
- Adsense itu menyediakan space di blog / toko online kita. Penghasilan dari yg klik #bisnisonline
- Bisnis Clickbank itu menjadi reseller dari produk digital. Bisa jual dapet komisi #bisnisonline
- Alternatif bisnis lain adalah menjual ilmu #bisnisonline bisa ebook, video, tutorial, seminar, workshop
- Alternatif bisnis lain adalah menjual ilmu #bisnisonline bisa ebook, video, tutorial, seminar, workshop
- Internet marketing adalah cara memasarkan produk atau jasa via online #bisnisonline
- Apakah semua produk bisa dipasarkan via internet? #bisnisonline "tergantung" mungkin jawabannya
- #bisnisonline di awal harus tetap mulai dari market. Siapa target market? Gender? Lokasi?
- #bisnisonline untuk membuktikan teori berhasil atau tidaknya tetap harus PRAKTEK. Debat tanpa pembuktian = hoax
- Sukses di #bisnisonline prioritaskan produk yang trend, fast moving. Pemilihan produk sangat menentukan
- #bisnisonline sekarang wajib ada menu portofolio, testimoni, about us. Profesionalitas web sangat penting
- Di internet tidak ada istilah lumayan. Adanya riil lho. Jumlah visitor berapa, jumlah prospek berapa, jumlar order berapa #bisnisonline
- Ilmu seo itu sebenarnya tidak ada. Dan seo tidak pasti. Suka-suka google #bisnisonline
- Gunakan analytics untuk mengevaluasi visitor web kita di #bisnisonline
- Mau analisa keyword dan visitor secara instan. Gunakan adwords #bisnisonline

Indonesia Pasar Terbesar Bisnis Online di Asia


Indonesia memiliki potensi menjadi negara dengan laman jual beli online atau e-commerce terbesar se-Asia, menyusul perekonomian negara yang terus meningkat dan populasi yang terus berkembang. “Indonesia memiliki potensi pasar e-commerce terbesar di Asia karena pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat,” kata Chairman dan Kepala Eksekutif Rakuten.Inc Hiroshi Mikitani ketika membuah Rakuten Expo Jakarta di Jakarta.

Kepala Eksekutif MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan penetrasi Internet di Indonesia tumbuh sebesar 20% pada tahun ini dan dua-tiga tahun lagi akan tumbuh 40%. Tentunya, tingginya penetrasi Internet akan menggenjot pertumbuhan laman jual beli online.

Faktor kedua, kata Hary, populasi di Indonesia terus naik terutama populasi yang berusia muda atau di bawah 40 tahun. Hebatnya, masyarakat usia muda itu sangat cerdas dan melek Internet yang masing-masing memiliki ponsel pintar. Faktor ketiga, timbulnya masyarakat kelas menengah sebanyak 130 juta di Indonesia. “Populasi muda Indonesia sebesar 70% dan masyarakat kelas menengah terus naik naik 130 juta,” katanya.
Terakhir, pemerintah terus membangun infrastruktur dan memberdayakan jangkauan Internet di indonesia serta penetrasi ponsel pintar tumbuh dua kali lipat. Dalam kesempatan itu, Rakuten, Inc menyelenggarakan Rakuten Expo Jakarta untuk memperkenalkan produk-produk rakutan dan mendekatkan diri ke pelanggan.

Dampak Bisnis Online

Dampak Bisnis Online
By Mulianto Phang

Kemarin ada yang menanyakan tentang apa dampak bisnis online sekarang ini,maka kita angkat tema ini. Sebenarnya Bisnis Online tidak berbeda jauh dengan bisnis offline, hanya media dan caranya yang berbeda. Tapi pada dasarnya konsep tetap sama, yaitu pertukaran jasa/tenaga/produk dengan uang yang saling menguntungkan. Mengapa di sebut saling menguntungkan, karena bila tidak saling menguntungkan maka bisnis tsb tdk akan berlangsung lama. Setuju bila hanya penjual yang untung dan merugikan pembeli, maka seiring waktu semua orang akan tahu
   


Karena dari 10 orang yang merasa dirugikan akan keluar 7 cerita dari 7 orang tersebut yang merasa dirugikan kepada orang lain. Dan juga dari 10 orang yang merasa diuntungkan akan keluar 2 cerita saja dari 2 orang yang diuntungkan kepada orang lain. Namanya adalah Promosi Word Of Mouth, atau promosi mulut lewat mulut, dan biasa efeknya besar terhadap produk yg dibicarakan. Dari dulu sebelum adanya bisnis online juga sudah ada promosi mulut lewat mulut ini, maka bisnis harus yang baik

Bisnis Online menggunakan metoda online, atau internet yang mana batasan antar negara tidak ada lagi. Asalkan sudah terhubung ke internet, semua bisa di raih oleh bisnis online ini, baik produk jasa ataupun produk lainnya.
Beberapa dampak penting dari Bisnis Online adalah beberapa hal dan pasti pernah dialami
  1. Banyak bisnis Online baru bermunculan, karena modal memulai bisnis online tidak sebesar bisnis offline
    Biasa bisnis offline modal terbesar adalah menyewa Toko dan juga stok produk untuk di display. Dengan bisnis online, bermodal sebuah domain cantik dan sistem penjualan online, bisnis bisa beroperasi segera.
  2. Penghematan waktu terjadi karena transaksi jual beli bisa dilakukan dari mana saja asal terhubung ke internet
    Konsumen di kalimantan memesan produk dari toko online yang ada di jakarta dan pengiriman bisa sampai dalam 1 hari saja.
  3. Bisnis Kurir domestik menjadi lebih ramai karena adanya transaksi bisnis online
    Para pelaku bisnis online pasti menggunakan jasa kurir untuk pengiriman barang ke konsumen
  4. Training" bermunculan yang mengajarkan bagaimana melakukan bisnis online
    Sebelum ikut traning perhatikan siapa pemberi training, pelaku atau hanya yang hidup dari menjual seminar
  5. Persaingan menjadi lebih bebas dan memberi keuntungan untuk konsumen dan juga tentunya pelaku bisnis online
    Tidak ada batas antar daerah atau negara lagi.Bila harga lebih murah maka konsumen akan melakukan transaksi dengan toko online tersebut.
  6. Pemilik usaha bisa melakukan bisnisnya dari rumah tanpa harus ke kantor/toko, menghemat waktu dan bensin
    Bahkan saat anda sedang liburan pun transaksi bisa di pantau dan dilakukan secara online.
  7. Produk yang sudah masuk Internet, bisa lebih mudah ditemukan oleh semua pengguna internet seluruh dunia.
    Banyak search engine yang akan melakukan iklan secara gratis untuk anda, karena mereka butuh konten untuk di suguhkan kepada pencari data di internet.
Nah 7 hal tersebut merupakan beberapa dampak dari bisnis online, jangan sampai anda hanya jadi pengamat saja. Untuk mulai bisnis online mudah kok, cukup modal kurang lebih 1.2jt untuk website selama 1 tahun. Lalu modal produk bisa stok produk atau mencari supplier produk yang melakukan sistem reseller sehingga tidak perlu stok
Dan tinggal anda promosi sebisa mungkin di forum, di sosial media, ke teman dan kenalan anda sekalian.

Siapa tahu dari bisnis online yang anda rintis secara konsisten akan menjadi perusahaan raksasa yang mengubah hidup orang banyak. Siapkan mental dan pengetahuan untuk memulai bisnis online. Terus belajar dari berbagai sumber di internet.
Selamat bagi anda yang memutuskan untuk memulai bisnis online. Tidak ada waktu yang tepat selain saat ini. Demikian sharing kali ini, semoga Dampak bisnis online mengubah hidup anda dan orang sekeliling anda

sumber