Butik Baju Anak Muslim : Butik Aquila

Butik Baju Anak Muslim: Fashion Anak Muslim

Seiring dengan penetrasi internet yang semakin meluas sampai ke pelosok tanah air, bisnis online khususnya toko online juga semakin berkembang. Berdasarkan hal itu, kami berencana untuk ikut meramaikan dunia toko online (e-commerce) di Indonesia melalui Butik Aquila - toko baju anak online khususnya baju anak muslim. Kami mengambil tema toko kami : fashion anak muslim.

fashion anak muslim

Pertimbangan Membuka Butik Baju Anak Online

Selain karena semakin maraknya dunia bisnis online di Indonesia, jumlah penduduk di Indonesia juga semakin banyak. Hingga saat ini sekitar kurang lebih 235juta jiwa tercatat sebagai penduduk Indonesia, dan jumlah tersebut semakin berkembang. Sehingga kebutuhan dasar untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut semakin besar pula. Kebutuhan dasar itu secara garis besar yaitu: sandang, pangan, dan papan. Kalau diterjemahkan ya bisnis sekitar sandang (fashion) baik untuk anak-anak maupun dewasa, pangan (kuliner) dan papan (property). Ketiga bidang bisnis tersebut termasuk bisnis yang akan langgeng/abadi. Selama ada manusia, maka ketiga bisnis itu akan selalu ada, dimanapun tempatnya. Kebutuhan manusia lainnya yang diprediksi akan menjadi rebutan (langka) yaitu energi, air dan makanan.

Jadi, toko online baju anak muslim ini kami prediksi akan terus berkembang karena memang pasarnya besar di Indonesia. Perkembangan bisnis ini ke depannya akan merambah ke dunia online. Mungkin saat ini baru mulai merambah di dunia online. Dan semakin hari, pasar yang bergeser ke ranah online semakin besar. Dan bahkan tidak mustahil jika suatu saat pasar online ini akan menggerus bahkan memakan pasar offline. Tanda-tanda ke arah sana sudah ada, terutama di bidang-bidang tertentu. Banyaknya marketplace besar yang gencar menggarap pasar online di Indonesia adalah salah satu indikator bahwa potensi ecommerce di Indonesia akan cerah dan sangat terbuka peluang akan mengembang dan besar.

Butik Baju Anak Muslim

Saat ini, dunia baju muslim terutama pangsa orang dewasa sudah sangat ketat persaingannya. Ada brand-brand besar yang sudah menguasai pasar baju muslim orang dewasa ini. Sebut saja Hijabenka, Hijub, Rumah madani, Saqina, dll. InsyaAllah, untuk pasar fashion anak muslim, Butik Aquila akan membesar seperti mereka :D aamiin. Oiya, Butik Aquila rencananya akan menyediakan baju anak muslim, sajadah anak, kaos anak muslim, jilbab anak. Sebagai awalan kami fokuskan menjadi Agen Baju Muslim Anak Keke

Catatan ini dibuat tanggal 06 September 2015, suatu saat ketika Butik Aquila sudah membesar, catatan ini akan menjadi sebuah kenangan yang indah :D. Demikian coretan tentang butik aquila, semoga butik aquila bisa meramaikan pasar fashion anak muslim di Indonesia, terutama di pasar online.

Salam.

Motivasi Bisnis #5


Memang rejeki tidak akan kemana-mana tetapi kalau kita tidak kemana-mana, yah, mana dapat rejeki
-adem ayem indonesia-

Tren Bisnis Dengan Toko Online


Perkembangan tren bisnis di dunia maya yang semakin hari kian beragam, mau tidak mau mendorong para pelaku bisnis online untuk mulai mempersiapkan mentalnya dengan  matang. Bila tak mampu mengimbangi tren bisnis yang ada, tidak menutup kemungkinan bila bisnis online yang Anda jalankan hanya akan tenggelam di tengah ketatnya persaingan pasar.
Dewasa ini, ada banyak cara untuk menghasilkan tambahan pendapatan dari internet. Dunia maya memberikan kesempatan yang cukup besar bagi para pemula maupun pelaku usaha untuk bisa menghasilkan keuntungan berlimpah setiap bulannya.

Meski begitu, tentunya Anda harus mengetahui tren bisnis di dunia maya yang sekarang ini sedang digandrungi para konsumen. Termasuk salah satunya adalah tren bisnis dengan toko online yang belakangan ini kian menjamur di seluruh pelosok negeri.
Kemunculan beragam jenis bisnis toko online di Indonesia tentunya tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat kita yang sekarang ini bisa dibilang sudah cukup modern. Mereka menginginkan segala sesuatunya serba praktis dan ekonomis, sehingga sebagian besar konsumen lebih tertarik berbelanja via online untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka setiap harinya.

Melihat perubahan tersebut, banyak pemula maupun pelaku usaha yang tertarik memanfaatkan peluang ini untuk mendatangkan tambahan penghasilan setiap bulannya. Beberapa jenis toko online seperti misalnya toko baju online, toko handphone online, hingga toko elektronik online, bahkan mulai bermunculan di negara kita untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus meningkat setiap harinya.
Seperti kita ketahui bersama, saat ini toko baju online merupakan salah satu jenis usaha yang paling berpeluang untuk mendatangkan untung besar dari ranah maya. Industri fashion di Indonesia yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan, menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan tren bisnis toko baju online. Dengan membidik konsumen wanita yang rata-rata memiliki hobi shopping, tidak menutup kemungkinan bila perkembangan bisnis toko baju online di Indonesia diprediksikan akan terus meningkat setiap tahunnya.

Selain toko baju online, dua tren bisnis lainnya yang cukup booming di tahun-tahun yang akan datang adalah toko handphone online dan toko elektronik online. Melihat dari tahun ke tahun permintaan produk gadget dan elektronik semakin meningkat, banyak pelaku bisnis yang tertarik memasarkan produk-produk tersebut di dunia maya untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya. Dan benar saja, langkah ini mendapat sambutan positif dari para konsumen. Sehingga tidak heran bila sekarang ini transaksi jual beli handphone atau produk elektronik online mulai meramaikan pasar dunia maya.

Setelah mengetahui ketiga tren bisnis yang sekarang ini sedang booming di ranah maya, semoga para pemula maupun pelaku usaha bisa terinspirasi untuk segera ikut terjun di dunia usaha dan mendatangkan untung besar setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

sumber: ukmsukses.com

TUNGGU APALAGI, MARI KITA BERWIRAUSAHA !!!


Sebenarnya tak ada niatan dalam benak saya untuk berkecimpung di bidang yang satu ini. My dreaming ketika selesai kuliah hanyalah segera mendapat pekerjaan tetap dan menerima gaji setiap bulan untuk mencukupi kebutuhan, only that . Tidak terbayang untuk melakukan hal-hal lain di luar itu. Cukup membaca lowongan pekerjaan di koran, cari pekerjaan yang sesuai klasifikasi kita, tulis lamaran dan tunggu panggilan. Belum sesuai kriteria perusahaan, ya ngelamar ke tempat lain. Pokoknya yang simple-simple aja dah hehehehe.

Pasti banyak yang bertanya, sebenarnya apa yang menarik minat saya untuk menekuni bidang ini. Ketertarikan saya akan wirausaha justru dipicu ketika mendengar percakapan antara beberapa rekan mahasiswa yang saat itu juga sedang mengambil ijazah kelulusan.
Rekan mahasiswa yang satu bertanya “gimana, dah dapat panggilan dimana saja ?”.
Jawab rekan mahasiswa yang satu lagi  ”jangan berpikir mencari pekerjaan dong, kita yang harus “menciptakan pekerjaan”

Menciptakan pekerjaan ??? kata yang kemudian selalu menjadi pemikiran dan terus terngiang-ngiang di kepala saya. Untuk menciptakan suatu pekerjaan, tentu saja kita  harus mempertimbangan hal-hal berikut ini : Bagaimana hal itu bisa terwujud ??? pilihan bidang usahanya apa ??? market mana yang kita tuju ??? Bagaimana mencapai profit revenue ??? penanganan risk managementnya seperti apa nantinya ???
Wah ternyata cukup menarik juga ya !!!!
Menuangkan ide-ide tersebut ke dalam sebuah paper work dan kemudian mengaplikasikannya dalam bentuk activites-activities yang permanen. Melihat pencapaian dalam short term, mengkaji ulang planning, evaluasi serta perbaikan di sana-sini untuk memaksimalkan result. Waduh it makes me Happy and your life is wonderful.
Ada beberapa manfaat yang kita bisa dapat dari berwirausaha.

Kebebasan Mengatur Waktu
Kita adalah pengusaha, kita yang menentukan segalanya, termasuk diantaranya adalah kebebasan dalam mengatur waktu. Kapan mengatur schedule pertemuan dengan seseorang kita yang atur, jam berapa kita mesti berangkat juga kita yang atur, pulangnya kita juga yang atur. Isoma (istirahat, shalat, makan) terserah kita. Jika ada perubahan terhadap jadual yang kita susun, kita juga yang mengatur kembali. Apa lagi coba hehehehe

Kebebasan dalam Berinovasi dan Berkreasi
Gak perlu takut lagi bahwa ide yang kita sampaikan akan ditolak,disanggah atau ditertawakan orang, karena ini adalah usaha dan sepenuhnya tanggung jawab kita. Ada kebebasan dalam berinovasi dan berkreasi untuk memajukan usaha kita. Bagaimana supaya pelanggan bertambah ??? cara apa yang kita lakukan ???? Bagaimana cara agar produk kita diketahui banyak orang ??? Strategi apa yang bisa dipakai untuk mengatasi masalah ini ???.   Silahkan, kita bebas mengaplikasikan gagasan-gagasan yang ada dalam pikiran kita ke dalam rencana kerja. Begitu juga saat menyelipkan ide-ide lainnya yang sudah terangkum dalam planning.
Kebebasan Memperoleh Finansial


Kita bukan pekerja kantoran, yang setiap bulan mengharap gaji,insentif dan bonus turun dari atasan dan masuk ke kantung kita untuk dibelanjakan atau saving. Bekerja keras dalam waktu 24 hari untuk mengejar sesuatu yang sudah ditentukan oleh orang lain bukan oleh kita. Dengan berwirausaha maka kita bebas mengejar seberapa besar revenue yang diinginkan. Ingin 10 juta per bulan, 100 juta per bulan, 1 milyar atau bahkan lebih besar, Menarik bukan berwirausaha ? Lalu setelah melihat segala benefit yang bisa dipetik dalam berwirausaha, apa lagi yang kita tunggu. Ayo lakukan sekarang  juga, modal jangan dijadikan penghambat bagi kita untuk maju. Tekad untuk maju dan berani gagal adalah sikap mental yang harus dipunyai oleh setiap wirausaha. Gagal satu kali, bangkit dua kali begitu juga seterusnya. Mari menjadikan masyarakat Indonesia yang mandiri dengan berwirausaha.r dari itu, tinggal direalisasikan, kaji ulang apabila belum tercapai, restrukturisasi kembali langkah yang kita ambil. Jika sudah tercapai jangan cepat puas tingkatkan kembali pendapatan kita untuk mengejar impian yang lebih besar.

sumber: pengusahapks.wordpress.com

Cara Powerful untuk Mewujudkan Impianmu melalui Teknik Visualisasi


Anda punya mimpi melakukan perjalanan keliling dunia? Mungkin langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah sederhana : belilah poster peta dunia, lalu tempelkan peta itu di dinding rumah Anda. Kemudian : seminggu sekali tataplah tajam-tajam gambar peta negara-negara yang ingin Anda kunjungi.

Welcome to the Power of Visualization. Inilah sebuah lelakon yang mencoba melentingkan kekuatan imajinasi positif dalam sekujur raga Anda – demi sebuah proses panjang perwujudan impian-impianmu.

Itulah sebuah lelakon yang percaya bahwa ada “law of attraction” dalam semesta jagat raya ini. Mentalitas berpikir positif akan mendorong serangkaian peristiwa positif. Sebaliknya, mentalitas berpikir yang negatif akan melentingkan kita dalam serpihan kehidupan yang kelam dan penuh kesenduan.

Kisah tentang ritual membaca peta dunia agar bisa pergi keliling dunia itu terjadi secara nyata. Informasinya saya baca di harian Kompas beberapa bulan silam.

Ada sosok yang bercerita ia telah keliling ke puluhan negara. Ia berkisah salah satu kiat agar ia bisa melakukannya adalah ya itu tadi : ia memasang poster peta dunia yang besar di kamarnya.

Lalu, secara berkala ia kemudian memandang gambar negara-negara di peta itu. Ajaibnya, beberapa bulan/tahun kemudian, ia bisa benar-benar berkunjung ke negara itu.

Peristiwa yang mirip juga beberapa kali saya alami secara pribadi. Seperti yang pernah saya tulis, blog yang sedang Anda baca ini (yang pernah terpilih sebagai Blog Bisnis Terbaik di Indonesia) adalah buah “imajinasi positif” yang saya susun bertahun-tahun silam.

Dulu setiap kali duduk bengong, saya merenung : suatu saat saya harus punya web/blog bisnis yang dahsyat. Ritual visualisasi berjalan disitu : saya membayangkan seperti apa desain detilnya, apa saja isinya, dan berapa jumlah pembacanya. Ajaib, dalam banyak hal, apa yang saya visualisasikan itu benar-benar terjadi.

Lalu langkah apa saja yang harus dilakoni agar ritual visualisasi itu berjalan efektif? Berikut tiga langkah krusial yang layak dicatat.

Step 1 : Identify Your Dream. Pertama-tama, kita harus menetapkan sasaran atau impian apa yang dicapai. Ingin punya rumah yang indah? Punya keluarga dan anak-anak yang saleh? Atau mungkin punya usaha resto yang laris?

Saat ini misalnya, saya punya impian kuat untuk suatu hari bisa pergi keliling Eropa dan berkunjung ke 5 “stadion keramat” (stadion Old Trafford dan Stamford Bridge di Inggris, Allianz Arena/Jerman, San Siro/Italia dan Santiago Bernabeu/Spain). Saya benar-benar ingin datang ke 5 stadion sepak bola itu, someday.

Step 2 : Visualize dan Feel Your Dream. Disini teknik visualisasi mulai berjalan. Visualisasikan impian yang hendak kita capai itu dalam sekujur benak kita. Makin detil imajinasi visualisasinya, makin bagus.

Jika Anda ingin punya rumah yang indah, bayangkan bentuknya seperti apa, berapa luas, tamannya akan seperti apa, lalu warna ruang tidurnya, hingga berapa mobil yang akan berada di garasi rumahmu itu.

Atau jika Anda ingin berkunjung ke Stadion Old Trafford seperti impian saya itu, maka visualisasinya mungkin akan seperti ini : gemuruh suara fans sepak bola, tempat duduk yang kita tempati, hingga langit cerah kota Manchester.

Visualisasi itu akan terasa lebih nancep jika kemudian sekujur raga kita juga “benar-benar ikut merasakan sensasinya” – seolah-olah impian kita itu benar-benar nyata, real.

Rasakan sensasi lantai marmer rumah yang kamu impikan itu. Rasakan senyum kepuasan para pelanggan yang membeli makanan di resto-mu. Rasakan bunyi mesin pesawat terbang yang akan membawamu ke Santiago Bernabeu. Feel your sensation. Feel your imagination.

Step 3 : Watch and Energize Your Dream. Langkah yang terakhir ya itu tadi : sering-seringlah Anda menatap obyek yang menjadi impianmu itu. Lalu salurkan energi positif dalam tatapan matamu yang tajam itu.

Gambar stadion Old Trafford yang legendaris mungkin secara berkala perlu kita tatap saat kita punya impian kesana (dan itu memang yang saya lakukan saat ini. Makanya, gambar ilustrasi tulisan kali ini adalah gambar stadion Old Trafford yang megah itu :) ).

Suasana resto KFC yang laris perlu sesekali kita observasi, sambil yakin dalam hati : someday saya akan punya bisnis resto selaris mereka.

Dan gambar rumah indah yang ada di majalah-majalah bisa sesekali kita telisik, sembari memberikan energi positif dalam jiwa : someday, I will have a house like that. Yes, I believe in my dream.

Demikianlah tiga langkah sederhana yang bisa membantu mewujudkan impian-impian kita.

Mungkin sebagian dari Anda akan bilang, ah itu lamunan belaka. Namun tidak dengan saya. Sebab berkali-kali saya memang sudah mengalaminya sendiri. (Dan entah kenapa, hati kecil saya mengatakan Insya Allah saya akan benar-benar bisa datang ke 5 stadion legendaris itu).

So, Do Visualize Your Dreams. Feel Your Imagination. And Feel Your Positive Energy.

sumber: strategimanajemen.net
Anda punya mimpi melakukan perjalanan keliling dunia? Mungkin langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah sederhana : belilah poster peta dunia, lalu tempelkan peta itu di dinding rumah Anda. Kemudian : seminggu sekali tataplah tajam-tajam gambar peta negara-negara yang ingin Anda kunjungi.

Welcome to the Power of Visualization. Inilah sebuah lelakon yang mencoba melentingkan kekuatan imajinasi positif dalam sekujur raga Anda – demi sebuah proses panjang perwujudan impian-impianmu.

Itulah sebuah lelakon yang percaya bahwa ada “law of attraction” dalam semesta jagat raya ini. Mentalitas berpikir positif akan mendorong serangkaian peristiwa positif. Sebaliknya, mentalitas berpikir yang negatif akan melentingkan kita dalam serpihan kehidupan yang kelam dan penuh kesenduan.

Kisah tentang ritual membaca peta dunia agar bisa pergi keliling dunia itu terjadi secara nyata. Informasinya saya baca di harian Kompas beberapa bulan silam.

Ada sosok yang bercerita ia telah keliling ke puluhan negara. Ia berkisah salah satu kiat agar ia bisa melakukannya adalah ya itu tadi : ia memasang poster peta dunia yang besar di kamarnya.

Lalu, secara berkala ia kemudian memandang gambar negara-negara di peta itu. Ajaibnya, beberapa bulan/tahun kemudian, ia bisa benar-benar berkunjung ke negara itu.

Peristiwa yang mirip juga beberapa kali saya alami secara pribadi. Seperti yang pernah saya tulis, blog yang sedang Anda baca ini (yang pernah terpilih sebagai Blog Bisnis Terbaik di Indonesia) adalah buah “imajinasi positif” yang saya susun bertahun-tahun silam.

Dulu setiap kali duduk bengong, saya merenung : suatu saat saya harus punya web/blog bisnis yang dahsyat. Ritual visualisasi berjalan disitu : saya membayangkan seperti apa desain detilnya, apa saja isinya, dan berapa jumlah pembacanya. Ajaib, dalam banyak hal, apa yang saya visualisasikan itu benar-benar terjadi.

Lalu langkah apa saja yang harus dilakoni agar ritual visualisasi itu berjalan efektif? Berikut tiga langkah krusial yang layak dicatat.

Step 1 : Identify Your Dream. Pertama-tama, kita harus menetapkan sasaran atau impian apa yang dicapai. Ingin punya rumah yang indah? Punya keluarga dan anak-anak yang saleh? Atau mungkin punya usaha resto yang laris?

Saat ini misalnya, saya punya impian kuat untuk suatu hari bisa pergi keliling Eropa dan berkunjung ke 5 “stadion keramat” (stadion Old Trafford dan Stamford Bridge di Inggris, Allianz Arena/Jerman, San Siro/Italia dan Santiago Bernabeu/Spain). Saya benar-benar ingin datang ke 5 stadion sepak bola itu, someday.

Step 2 : Visualize dan Feel Your Dream. Disini teknik visualisasi mulai berjalan. Visualisasikan impian yang hendak kita capai itu dalam sekujur benak kita. Makin detil imajinasi visualisasinya, makin bagus.

Jika Anda ingin punya rumah yang indah, bayangkan bentuknya seperti apa, berapa luas, tamannya akan seperti apa, lalu warna ruang tidurnya, hingga berapa mobil yang akan berada di garasi rumahmu itu.

Atau jika Anda ingin berkunjung ke Stadion Old Trafford seperti impian saya itu, maka visualisasinya mungkin akan seperti ini : gemuruh suara fans sepak bola, tempat duduk yang kita tempati, hingga langit cerah kota Manchester.

Visualisasi itu akan terasa lebih nancep jika kemudian sekujur raga kita juga “benar-benar ikut merasakan sensasinya” – seolah-olah impian kita itu benar-benar nyata, real.

Rasakan sensasi lantai marmer rumah yang kamu impikan itu. Rasakan senyum kepuasan para pelanggan yang membeli makanan di resto-mu. Rasakan bunyi mesin pesawat terbang yang akan membawamu ke Santiago Bernabeu. Feel your sensation. Feel your imagination.

Step 3 : Watch and Energize Your Dream. Langkah yang terakhir ya itu tadi : sering-seringlah Anda menatap obyek yang menjadi impianmu itu. Lalu salurkan energi positif dalam tatapan matamu yang tajam itu.

Gambar stadion Old Trafford yang legendaris mungkin secara berkala perlu kita tatap saat kita punya impian kesana (dan itu memang yang saya lakukan saat ini. Makanya, gambar ilustrasi tulisan kali ini adalah gambar stadion Old Trafford yang megah itu :) ).

Suasana resto KFC yang laris perlu sesekali kita observasi, sambil yakin dalam hati : someday saya akan punya bisnis resto selaris mereka.

Dan gambar rumah indah yang ada di majalah-majalah bisa sesekali kita telisik, sembari memberikan energi positif dalam jiwa : someday, I will have a house like that. Yes, I believe in my dream.

Demikianlah tiga langkah sederhana yang bisa membantu mewujudkan impian-impian kita.

Mungkin sebagian dari Anda akan bilang, ah itu lamunan belaka. Namun tidak dengan saya. Sebab berkali-kali saya memang sudah mengalaminya sendiri. (Dan entah kenapa, hati kecil saya mengatakan Insya Allah saya akan benar-benar bisa datang ke 5 stadion legendaris itu).

So, Do Visualize Your Dreams. Feel Your Imagination. And Feel Your Positive Energy.

strategimanajemen.net
Anda punya mimpi melakukan perjalanan keliling dunia? Mungkin langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah sederhana : belilah poster peta dunia, lalu tempelkan peta itu di dinding rumah Anda. Kemudian : seminggu sekali tataplah tajam-tajam gambar peta negara-negara yang ingin Anda kunjungi.
Welcome to the Power of Visualization. Inilah sebuah lelakon yang mencoba melentingkan kekuatan imajinasi positif dalam sekujur raga Anda – demi sebuah proses panjang perwujudan impian-impianmu.
Itulah sebuah lelakon yang percaya bahwa ada “law of attraction” dalam semesta jagat raya ini. Mentalitas berpikir positif akan mendorong serangkaian peristiwa positif. Sebaliknya, mentalitas berpikir yang negatif akan melentingkan kita dalam serpihan kehidupan yang kelam dan penuh kesenduan.
Kisah tentang ritual membaca peta dunia agar bisa pergi keliling dunia itu terjadi secara nyata. Informasinya saya baca di harian Kompas beberapa bulan silam.
Ada sosok yang bercerita ia telah keliling ke puluhan negara. Ia berkisah salah satu kiat agar ia bisa melakukannya adalah ya itu tadi : ia memasang poster peta dunia yang besar di kamarnya.
Lalu, secara berkala ia kemudian memandang gambar negara-negara di peta itu. Ajaibnya, beberapa bulan/tahun kemudian, ia bisa benar-benar berkunjung ke negara itu.
Peristiwa yang mirip juga beberapa kali saya alami secara pribadi. Seperti yang pernah saya tulis, blog yang sedang Anda baca ini (yang pernah terpilih sebagai Blog Bisnis Terbaik di Indonesia) adalah buah “imajinasi positif” yang saya susun bertahun-tahun silam.
Dulu setiap kali duduk bengong, saya merenung : suatu saat saya harus punya web/blog bisnis yang dahsyat. Ritual visualisasi berjalan disitu : saya membayangkan seperti apa desain detilnya, apa saja isinya, dan berapa jumlah pembacanya. Ajaib, dalam banyak hal, apa yang saya visualisasikan itu benar-benar terjadi.
Lalu langkah apa saja yang harus dilakoni agar ritual visualisasi itu berjalan efektif? Berikut tiga langkah krusial yang layak dicatat.
Step 1 : Identify Your Dream. Pertama-tama, kita harus menetapkan sasaran atau impian apa yang dicapai. Ingin punya rumah yang indah? Punya keluarga dan anak-anak yang saleh? Atau mungkin punya usaha resto yang laris?
Saat ini misalnya, saya punya impian kuat untuk suatu hari bisa pergi keliling Eropa dan berkunjung ke 5 “stadion keramat” (stadion Old Trafford dan Stamford Bridge di Inggris, Allianz Arena/Jerman, San Siro/Italia dan Santiago Bernabeu/Spain). Saya benar-benar ingin datang ke 5 stadion sepak bola itu, someday.
Step 2 : Visualize dan Feel Your Dream. Disini teknik visualisasi mulai berjalan. Visualisasikan impian yang hendak kita capai itu dalam sekujur benak kita. Makin detil imajinasi visualisasinya, makin bagus.
Jika Anda ingin punya rumah yang indah, bayangkan bentuknya seperti apa, berapa luas, tamannya akan seperti apa, lalu warna ruang tidurnya, hingga berapa mobil yang akan berada di garasi rumahmu itu.
Atau jika Anda ingin berkunjung ke Stadion Old Trafford seperti impian saya itu, maka visualisasinya mungkin akan seperti ini : gemuruh suara fans sepak bola, tempat duduk yang kita tempati, hingga langit cerah kota Manchester.
Visualisasi itu akan terasa lebih nancep jika kemudian sekujur raga kita juga “benar-benar ikut merasakan sensasinya” – seolah-olah impian kita itu benar-benar nyata, real.
Rasakan sensasi lantai marmer rumah yang kamu impikan itu. Rasakan senyum kepuasan para pelanggan yang membeli makanan di resto-mu. Rasakan bunyi mesin pesawat terbang yang akan membawamu ke Santiago Bernabeu. Feel your sensation. Feel your imagination.
Step 3 : Watch and Energize Your Dream. Langkah yang terakhir ya itu tadi : sering-seringlah Anda menatap obyek yang menjadi impianmu itu. Lalu salurkan energi positif dalam tatapan matamu yang tajam itu.
Gambar stadion Old Trafford yang legendaris mungkin secara berkala perlu kita tatap saat kita punya impian kesana (dan itu memang yang saya lakukan saat ini. Makanya, gambar ilustrasi tulisan kali ini adalah gambar stadion Old Trafford yang megah itu :) ).
Suasana resto KFC yang laris perlu sesekali kita observasi, sambil yakin dalam hati : someday saya akan punya bisnis resto selaris mereka.
Dan gambar rumah indah yang ada di majalah-majalah bisa sesekali kita telisik, sembari memberikan energi positif dalam jiwa : someday, I will have a house like that. Yes, I believe in my dream.
Demikianlah tiga langkah sederhana yang bisa membantu mewujudkan impian-impian kita.
Mungkin sebagian dari Anda akan bilang, ah itu lamunan belaka. Namun tidak dengan saya. Sebab berkali-kali saya memang sudah mengalaminya sendiri. (Dan entah kenapa, hati kecil saya mengatakan Insya Allah saya akan benar-benar bisa datang ke 5 stadion legendaris itu).
So, Do Visualize Your Dreams. Feel Your Imagination. And Feel Your Positive Energy.
- See more at: http://strategimanajemen.net/2013/07/21/wujudkan-impianmu-melalui-powerful-visualization-technique/#sthash.Ohd4u1vy.dpuf
Anda punya mimpi melakukan perjalanan keliling dunia? Mungkin langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah sederhana : belilah poster peta dunia, lalu tempelkan peta itu di dinding rumah Anda. Kemudian : seminggu sekali tataplah tajam-tajam gambar peta negara-negara yang ingin Anda kunjungi.
Welcome to the Power of Visualization. Inilah sebuah lelakon yang mencoba melentingkan kekuatan imajinasi positif dalam sekujur raga Anda – demi sebuah proses panjang perwujudan impian-impianmu.
Itulah sebuah lelakon yang percaya bahwa ada “law of attraction” dalam semesta jagat raya ini. Mentalitas berpikir positif akan mendorong serangkaian peristiwa positif. Sebaliknya, mentalitas berpikir yang negatif akan melentingkan kita dalam serpihan kehidupan yang kelam dan penuh kesenduan.
Kisah tentang ritual membaca peta dunia agar bisa pergi keliling dunia itu terjadi secara nyata. Informasinya saya baca di harian Kompas beberapa bulan silam.
Ada sosok yang bercerita ia telah keliling ke puluhan negara. Ia berkisah salah satu kiat agar ia bisa melakukannya adalah ya itu tadi : ia memasang poster peta dunia yang besar di kamarnya.
Lalu, secara berkala ia kemudian memandang gambar negara-negara di peta itu. Ajaibnya, beberapa bulan/tahun kemudian, ia bisa benar-benar berkunjung ke negara itu.
Peristiwa yang mirip juga beberapa kali saya alami secara pribadi. Seperti yang pernah saya tulis, blog yang sedang Anda baca ini (yang pernah terpilih sebagai Blog Bisnis Terbaik di Indonesia) adalah buah “imajinasi positif” yang saya susun bertahun-tahun silam.
Dulu setiap kali duduk bengong, saya merenung : suatu saat saya harus punya web/blog bisnis yang dahsyat. Ritual visualisasi berjalan disitu : saya membayangkan seperti apa desain detilnya, apa saja isinya, dan berapa jumlah pembacanya. Ajaib, dalam banyak hal, apa yang saya visualisasikan itu benar-benar terjadi.
Lalu langkah apa saja yang harus dilakoni agar ritual visualisasi itu berjalan efektif? Berikut tiga langkah krusial yang layak dicatat.
Step 1 : Identify Your Dream. Pertama-tama, kita harus menetapkan sasaran atau impian apa yang dicapai. Ingin punya rumah yang indah? Punya keluarga dan anak-anak yang saleh? Atau mungkin punya usaha resto yang laris?
Saat ini misalnya, saya punya impian kuat untuk suatu hari bisa pergi keliling Eropa dan berkunjung ke 5 “stadion keramat” (stadion Old Trafford dan Stamford Bridge di Inggris, Allianz Arena/Jerman, San Siro/Italia dan Santiago Bernabeu/Spain). Saya benar-benar ingin datang ke 5 stadion sepak bola itu, someday.
Step 2 : Visualize dan Feel Your Dream. Disini teknik visualisasi mulai berjalan. Visualisasikan impian yang hendak kita capai itu dalam sekujur benak kita. Makin detil imajinasi visualisasinya, makin bagus.
Jika Anda ingin punya rumah yang indah, bayangkan bentuknya seperti apa, berapa luas, tamannya akan seperti apa, lalu warna ruang tidurnya, hingga berapa mobil yang akan berada di garasi rumahmu itu.
Atau jika Anda ingin berkunjung ke Stadion Old Trafford seperti impian saya itu, maka visualisasinya mungkin akan seperti ini : gemuruh suara fans sepak bola, tempat duduk yang kita tempati, hingga langit cerah kota Manchester.
Visualisasi itu akan terasa lebih nancep jika kemudian sekujur raga kita juga “benar-benar ikut merasakan sensasinya” – seolah-olah impian kita itu benar-benar nyata, real.
Rasakan sensasi lantai marmer rumah yang kamu impikan itu. Rasakan senyum kepuasan para pelanggan yang membeli makanan di resto-mu. Rasakan bunyi mesin pesawat terbang yang akan membawamu ke Santiago Bernabeu. Feel your sensation. Feel your imagination.
Step 3 : Watch and Energize Your Dream. Langkah yang terakhir ya itu tadi : sering-seringlah Anda menatap obyek yang menjadi impianmu itu. Lalu salurkan energi positif dalam tatapan matamu yang tajam itu.
Gambar stadion Old Trafford yang legendaris mungkin secara berkala perlu kita tatap saat kita punya impian kesana (dan itu memang yang saya lakukan saat ini. Makanya, gambar ilustrasi tulisan kali ini adalah gambar stadion Old Trafford yang megah itu :) ).
Suasana resto KFC yang laris perlu sesekali kita observasi, sambil yakin dalam hati : someday saya akan punya bisnis resto selaris mereka.
Dan gambar rumah indah yang ada di majalah-majalah bisa sesekali kita telisik, sembari memberikan energi positif dalam jiwa : someday, I will have a house like that. Yes, I believe in my dream.
Demikianlah tiga langkah sederhana yang bisa membantu mewujudkan impian-impian kita.
Mungkin sebagian dari Anda akan bilang, ah itu lamunan belaka. Namun tidak dengan saya. Sebab berkali-kali saya memang sudah mengalaminya sendiri. (Dan entah kenapa, hati kecil saya mengatakan Insya Allah saya akan benar-benar bisa datang ke 5 stadion legendaris itu).
So, Do Visualize Your Dreams. Feel Your Imagination. And Feel Your Positive Energy.
- See more at: http://strategimanajemen.net/2013/07/21/wujudkan-impianmu-melalui-powerful-visualization-technique/#sthash.Ohd4u1vy.dpuf

Mengapa Harus Berbisnis Dengan Toko Online?


Berkembangnya teknologi dan meluasnya jaringan internet di Indonesia, ternyata seiring sejalan dengan pertumbuhan toko online di negara kita. Tak jauh berbeda dengan aktivitas jual beli di toko konvensional, bisnis toko online juga memudahkan calon konsumen untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka setiap harinya.
Bila sebelumnya masyarakat Indonesia lebih terbiasa dengan transaksi jual beli konvensional, sekarang ini mereka mulai tertarik untuk berbelanja via online, mengingat proses transaksinya terbilang praktis dan biayanya relatif cukup ekonomis. Bahkan, berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sekarang iin jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai angka lebih dari 45 juta orang.
Tentunya kondisi ini cukup menguntungkan para pelaku bisnis online di Indonesia, sehingga tidak heran bila belakangan ini pertumbuhan toko online sendiri terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dan sampai sekarang ini peningkatannya diperkirakan bisa mencapai presentase sekitar 50%.
Karenanya, bagi Anda para pemula maupun pelaku pasar konvensional yang masih ragu dan bertanya-tanya mengapa harus berbisnis dengan toko online? Berikut kami informasikan beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika menekuni bisnis toko online.
  • Jumlah pengguna internet terus bertambah
Melihat hasil survey dari beberapa ahli yang menyebutkan jumlah pengguna internet di Indonesia lebih dari 45 juta orang dan berdasarkan data dari lembaga riset International Data Corporation (IDC) melaporkan nilai transaksi jual beli lewat Internet di Indonesia sepanjang tahun lalu telah mencapai US$3,4 miliar atau sekitar Rp 30 triliun, tentunya menjadi salah satu bukti nyata bagi pelaku bisnis toko online bahwasannya pasar online di negara kita terbilang masih sangat potensial.
  • Akses internet yang murah dan mudah
Jika dibandingkan dengan layanan akses internet sekitar 5 tahun yang lalu, saat ini jaringan internet lebih mudah diakses oleh setiap orang dan bahkan sudah banyak layanan internet gratis yang memudahkan konsumen untuk melakukan aktivitas belanja di dunia maya. Keuntungan ini tentunya tidak hanya dirasakan para konsumen, namun juga memberikan  kemudahan bagi para pelaku bisnis untuk bisa mengetahui cara membuat toko online yang bisa mendatangkan banyak pelanggan.
  • Bisnis toko online tidak membutuhkan banyak modal
toko online gratisSalah satu keunggulan dari bisnis toko online adalah bisa menekan modal seminim mungkin. Bahkan, tak sedikit pelaku bisnis toko online yang bisa mengawali usahanya tanpa modal sama sekali. Sebab, mereka memanfaatkan toko online gratisan sebagai lapak dagang di dunia maya. Untuk bisa membuat toko online gratis, Anda bisa memanfaatkan situs jejaring sosial seperti facebook atau bisa juga mengoptimalkan peran marketplace seperti misalnya bisnisUKM.com untuk membuka lapak dagang di dunia maya. Mengingat sekarang ini jasa pembuatan toko online terbilang mahal dan membutuhkan pengelolaan yang tidak mudah, Anda bisa menyiasati keterbatasan modal dengan memanfaatkan marketplace gratisan maupun berbayar untuk mendatangkan pelanggan sebanyak-banyaknya.

Nah, setelah membahas beberapa kelebihan dari bisnis toko online, kini giliran Anda untuk segera mulai action dan mendatangkan untung besar setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

sumber: bisnisUKM.com

Cara Memulai Usaha Sendiri Saat Masih Bekerja


Banyak karyawan atau pegawai, mungkin termasuk Anda, yang berambisi menjadi entrepreneur. Tetapi masalahnya Anda tak tahu bagaimana harus memulai untuk mewujudkan impian tersebut. Menjadi apapun, termasuk seorang entrepreneur yang Mandiri, tentu saja membutuhkan beberapa fase dan tahapan. Ada begitu banyak yang harus dipelajari dan dilakukan agar dapat menyiasati masa peralihan dari seorang bisa berjalan mulus. Bagi Anda yang masih muda dan belum begitu dituntut untuk menjadi Mandiri secara finansial, berhenti bekerja untuk memulai usaha tidak terdengar begitu berisiko. Namun jika Anda adalah seseorang yang menjadi tumpuan hidup bagi anggota keluarga lainnya atau sudah mendekati usia saat kemapanan seharusnya sudah digenggam, maka opsi mengundurkan diri dari jabatan yang Anda miliki sekarang akan menjadi sebuah pertaruhan yang begitu besar dampaknya.
Nah, jika Anda termasuk golongan yang kedua, ada baiknya Anda simak tips berikut. Tips ini bisa Anda terapkan jika Anda hendak memulai menjalankan usaha sendiri tanpa harus melepaskan jabatan Anda di kantor sekarang:
1. Berhematlah jika usaha Anda sekarang sudah mulai menghasilkan keuntungan. Dengan demikian Anda akan memiliki cadangan kas yang mencukupi saat meninggalkan pekerjaan di perusahaan di mana Anda bekerja.
2. Pelajari dan mengerti apa saja detil dalam surat kontrak kerja terutama jika di dalamnya disebutkan mengenai kekayaan intelektual dan penemuan yang Anda kembangkan sebagai bagian dari pekerjaan Anda. Hampir merupakan sebuah kepastian jika Anda mengerjakan sesuatu di kantor dalam jam kerja kantor, maka itu dianggap menjadi hak milik perusahaan. Jika Anda tidak memiliki kontrak kerja, maka hal ini menjadi kurang jelas. Periksa dengan seksama buku petunjuk tentang karyawan yang diterbitkan perusahaan Anda agar mengetahui dengan persis mengenai kepemilikan penemuan dan kekayaan intelektual. Tidak ada buku petunjuk yang bisa dibaca? Tanyakan hal tersebut kepada manajer SDM atau seseorang yang bertugas untuk bertanggung jawab mengenai hal tersebut. Dapatkan keterangan mengenai kebijakan perusahaan mengenai kedua hal yang sudah disebutkan tadi.
3. Pertimbangkan masak-masak untuk menjalankan bisnis Anda sebagai bisnis paruh waktu di samping pekerjaan Anda yang sekarang. Ini merupakan sebuah contoh yang bagus karena Anda akan terus mendapatkan penghasilan dan manfaat.
4. Sebaiknya pilih sebuah bisnis yang tidak terlalu mengandalkan keterlibatan Anda karena Anda masih memiliki keterbatasan waktu akibat bekerja sebagai karyawan. Misalnya, sebuah usaha warung makanan tentunya kurang sesuai dan menyita banyak waktu. Namun, usaha toko pakaian online mungkin akan lebih menghemat waktu dan tenaga Anda.
5. Jangan merasa tertekan saat meninggalkan pekerjaan yang sudah Anda geluti saat bisnis Anda sudah mencapai tahap aman (sudah lebih stabil dan menghasilkan keuntungan nyata).
6. Tidak dianjurkan untuk menceritakan bisnis kepada mitra kerja mengenai hal apa yang sedang berusaha Anda bangun di samping pekerjaan kantor yang Anda lakukan. Akan ditemui lebih banyak kerugian daripada manfaat jika Anda menceritakan bisnis yang sedang Anda rintis di dalam kantor. Hal ini juga berlaku terutama bagi klien dan pemasok yang Anda kenal.
7. Jangan gunakan komputer atau sistem dan alamat surel/ email yang berhubungan dengan perusahaan yang Anda tempati sekarang. Anda bisa berisiko untuk dituntut atas penggunaan fasilitas perusahaan demi kepentingan pribadi. Lagipula, segala aktivitas bisnis Anda akan lebih mudah terpantau jika Anda menggunakan komputer inventarisasi perusahaan.
8. Jangan segan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempat Anda bernaung jika Anda pikir sudah waktunya untuk keluar. Jangan menunda. Menjalankan sebuah bisnis secara paruh waktu bisa saja hanya setengah berhasil namun kecuali Anda akan menjadi seorang investor pasif, usaha tersebut akan tumbuh hanya hingga mencapai titik tertentu tanpa komitmen penuh terhadap sang pemilik.
9. Bersikaplah terbuka terhadap atasan Anda. Malah jika mungkin bisnis Anda tidak bersaing dengan perusahaan yang ia miliki, Anda bisa mengajak mereka berinvestasi atau bahkan menjadi klien, investor,mitra atau pelanggan usaha yang Anda dirikan.
10. Pastikan Anda memanfaatkan waktu dengan seefisien mungkin karena pada dasarnya Anda sedang melakukan dua pekerjaan sekaligus. Kurangi aktivitas-aktivitas yang kurang produktif dan kurang penting bagi perkembangan usaha Anda di masa datang sembari berjuang untuk menyelesaikan kewajiban yang dibebankan kepada Anda sebagai karyawan di perusahaan yang menjadi tempat bernaung Anda sekarang.
sumber: lakubgt.com