'Media Sosial Jangan Cuma Isinya Jualan'



Jakarta - Media sosial memiliki kekuatan untuk memaksimalkan branding atau meningkatkan penjualan sebuah produk. Akan tetapi yang patut diingat adalah bahwa jangan sampai keberadaannya dipakai untuk juala semata.

Hal ini disampaikan oleh praktisi dan social entrepreneur, Donny BU dalam acara Ngopi Bareng detikINET, Rabu (2/5/2012) di Jakarta.

Dalam gelaran ini, penggiat Internet Sehat tersebut membandingkan akun Twitter milik 2 merk taksi terkenal di mana yang satu lebih mengarah ke tem korporat sedangkan yang satu lebih gencar dalam memberikan tips. 

Dia menuturkan bahwa dengan memberikan tips pada followernya hal itu juga bisa meningkatkan branding. "Tidak selalu isinya jualan, namun berikan tips-tips yang berguna. Jualan kan tidak harus selalu hard selling," ujarnya.

Selain mengenai konten, Donny juga menyarankan bahwa sebuah akun harus memiliki biografi yang sesuai, begitupun dengan pengisian lokasi jangan sembarangan membuatnya.

Kembali menyinggung mengenai isi konten media sosial khususnya Twitter, pendiri keripik pedas Maicih, Bob Merdeka juga sempat mencontohkan bagaimana dirinya mengelola konten Twitter @maicih yang ia miliki.

"Akun Maicih memberikan konten yang lebih menyiarkan kampanye sosial, jadi bukan hanya sekedar jualan. Kami mengajak para follower untuk peduli sosial serta budaya," tuturnya. 

Sedang Angkie Yudistia, penulis Buku "Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas" menegaskan manfaat media sosial dengan mengatakan,"Lebih ke menambah persepsi positif, bukan menambah follower" ujar sosok yang juga giat di media sosial ini.

sumber

0 komentar:

Posting Komentar